Fakta Unik Danau Toba, Danau Terbesar di Asia Tenggara

Danau toba tentu bukan nama yang asing, namun fakta unik danau toba sepertinya masih menjadi hal yang belum familiar di telinga banyak orang. Danau toba adalah sebuah danau legendaris yang terdapat di pulau Sumatera hingga menjadi ikon dari pulau tersebut. Di balik pembentukan danau toba tersebut juga ada legenda tentang ikan mas yang menikah dengan manusia. Mau percaya atau tidak, faktanya adalah danau toba tercipta karena sebuah ledakan dari gunung toba sekitar kurang lebih 70.000 tahun lalu.

Bukan merupakan fakta unik jika danau toba ini memiliki sebuah pulau di tengah-tengahnya yang dinamakan sebagai Pulau Samosir. Gunung toba yang menjadi cikal bakal danau toba sebenarnya sudah meledak pada 800.000 tahun silam. Hanya saja, ketika itu ledakan yang dihasilkan oleh gunung toba tidak memberikan dampak besar hingga membentuk danau. Ledakan kedua terjadi sebelum adanya agen togel online di Indonesia yaitu 500 tahun lalu dan memiliki dampak yang berbeda dengan ledakan yang dihasilkan pada ledakan pertama sebelumnya.

Fakta Unik Danau Toba yang Perlu Diketahui

Di balik sejarah pembentukannya, danau toba dilingkupi oleh dua sejarah, yakni faktor sejarah yang merujuk pada kondisi alam dan mitos. Untuk mau mempercayai yang mana, itu hak kamu sebagai pembaca. Namun, yang pasti ada beberapa fakta unik danau toba di bawah ini yang harus kamu ketahui. Berbagai fakta unik tersebut, di antaranya adalah:

Gunung Toba Masih Aktif

Gunung yang sempat meledak beberapa kali di waktu yang silam ini ternyata masih memiliki potensi untuk meledak kembali kapan pun. Pasalnya, gunung toba yang melingkupi danau toba dan pulau samosir ini ternyata masih termasuk kategori gunung yang aktif. Tidak ada yang mampu memprediksikan kapan gunung ini bisa saja erupsi. Yang pasti adalah jika gunung ini kembali meledak, suhu di sekitar samudera diprediksi bisa mencapai hingga 5 derajat celcius.

Bukan Danau yang Dangkal

Danau toba termasuk ke dalam danau dengan ketinggian yang tidak main-main, yaitu 100 km untuk panjangnya, 30 km untuk lebarnya, dan 505 meter untuk tingginya. Jelas bukan merupakan danau dengan ketinggian yang dangkal karena tinggi danau toba adalah sekitar 3 kalinya tinggi monas. Di balik kedalamannya yang tidak main-main ini ternyata keadaan di dalam danau terbilang sangat gelap. Hal ini didukung oleh fakta bahwa di kedalaman 40 meter saja jangkauan lihatnya hanya sekitar 1,5 meter.

Fakta Adanya Pulau di Tengah Danau

Seperti yang telah diutarakan di awal bahwa di tengah-tengah danau toba, kamu akan menyaksikan ada sebuah pulau bernama pulau samosir. Kabarnya pulau yang berada di tengah-tengah danau tersebut baru dimekarkan pada tahun 2003 yang merupakan bekas dari Kabupaten Toba-Samosir. Ada yang menarik ketika kamu mengunjungi pulau samosir, yaitu dua danau di sekitarnya. Kedua danau unik karena ada di atas danau tersebut adalah danau sidihoni dan danau aek natonang.

Habitat Ikan Ihan, Ikan Khas Batak

Ikan Ihan
Ikan Ihan ( Ikan Batak )

Sebagai danau yang menjadi ciri khas dari suku Batak, danau toba juga menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan khas Batak. Orang Batak biasanya menyebut ikan yang unik dan hanya terdapat di danau toba ini sebagai ikan ihan. Ikan Ihan berbeda sekali dengan ikan mudskipper yang dapat hidup ditempat berlumpur. Konon, ikan yang memiliki nama latin Neolissochilus tersebut dulunya merupakan kudapan yang hanya dimakan oleh para raja loh. Jadi, betapa beruntungnya kamu kalau datang ke danau toba dan bisa mencicipi ikan yang unik satu ini. Sebagai orang Indonesia, kita perlu bangga karena sungguh menarik, bukan tentang beragam fakta unik danau toba di atas?

Candi Borobudur, Candi Unik Kebudayaan Budha

Candi Borobudur merupakan situs sejarah yang berupa candi unik bekas peninggalan kebudayaan Budha zaman dahulu. Sebelum menjadi Negara dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak di dunia, Indonesia jauh lebih dulu dipengaruhi oleh agama dan kebudayaan Budha. Bahkan bentuk-bentuk bangunan dan kebudayaannya masih dapat kita saksikan sampai dengan detik ini. Salah satu bentuk peninggalan sejarah kebudayaan Budha adalah candi peninggalan kebudayaan Budha terbesar, candi Borobudur.

Sejarah Candi Borobudur

Candi Borobudur yang dinobatkan sebagai candi Budha terbesar di dunia ini dibangun pada masa dinasti syailendra antara 780 sampai 840 Masehi. Sebelum menjadi situs sejarah, awalnya candi Borobudur merupakan sebuah tempat yang digunakan untuk memuja Budha dan sekaligus tempat ziarah. Namun, seiring dengan terkikisnya zaman, akhirnya candi Budha ini bukan hanya dijadikan sebagai tempat ibadah agama Budha, melainkan juga sebagai situs sejarah di Indonesia. Candi Borobudur ditemukan oleh pasukan yang dipimpin Sir Stanford Raffles pada tahun 1814.

Makna yang Terdapat pada Candi Borobudur

Candi Borobudur konon dibangun dengan mengusung gaya mandala, di mana gaya ini menunjukkan alam semesta dalam sudut kacamata Budha. Jika menyambangi bangunan yang satu ini kamu bisa menyaksikan 4 pintu masuk dan ada titik pusat yang berupa lingkaran di tengahnya. Nah, jadi menurut orang Budha, filosofinya bagian dalam atau pusat ini adalah alam nirwana. Sementara untuk bagian luar sendiri adalah alam dunia yang otomatis terbagi ke dalam tiga zona berbeda, yaitu:

Kamadhatu

Kamadhatu
Kamadhatu

Kamadhatu merupakan alam dunia yang sedang dialami oleh para manusia atau dengan kata lain adalah alam dunia yang terlihat. Di sini kamadhatu memiliki sejumlah 160 relief yang menjelaskan hukum sebab akibat atau disebut sebagai karmawibhangga sutra. Jadi, yang dimaksudkan dari areal kamadhatu adalah hawa nafsu manusia, seperti merampok, memperkosa, membunuh, menyiksa, dan memfitnah. Segala yang ada di areal kamadhatu ini berisi berbagai sisi negative yang dimiliki manusia dan terlihat oleh dunia.

Di bagian dasar candi unik ada sebuah tudung yang dengan sengaja sudah dibuka secara permanen. Fungsi dari bagian tudung yang terbuka secara permanen ini adalah supaya pengunjung bisa menyaksikan relief yang ada di bagian bawah tersebut. Jika kamu ingin melihat 160 relief tersebut dalam bentuk foto, kamu bisa menngunjungi Borobudur Archeological Park. Dari Borobudur Archeological Park ini kamu dapat menyaksikan ke-160 foto relief candi di museum candi Borobudur.

Rupadhatu

Rupadhatu
Rupadhatu

Bagian kedua dari candi unik ini adalah Rupadhatu yang merupakan pengertian dari di mana manusia kondisinya sudah dibebaskan dari urusan dunia. Jika memasuki area ini, kamu akan menemukan sejumlah 328 patung Budha dengan berhiaskan ukiran relief. Rupadhatu adalah sebuah bagian area dari candi Borobudur yang terdiri atas galeri yang berisikan relief batu dan ada patung Budha juga yang bisa kamu temui. Konon pada bagian ini ada sekitar 1300 relief yang di antaranya adalah gandhawyuha, lalitawistara, jataka dan awadana.

Arupadhatu

Arupadhatu
Arupadhatu

Arupadhatu merupakan bangunan candi Borobudur yang diibaratkan sebagai rumah Tuhan atau merupakan alam tertinggi di antara yang lain. Jadi, dari area ini kamu akan menemukan lingkaran yang memiliki titik fokus ke arah kubah di bagian tengah. Nah, stupa ini merupakan lambang yang dipercayai sebagai gambaran dari kebangkitan dunia. Terdapat total keseluruhan sebanyak 72 stupa yang masih diperdebatkan apakah stupa yang terdapat di dalam candi unik Borobudur tersebut memiliki isi atau kosong

Rafflesia arnoldii, Padma Raksasa Unik di Dunia

RF Directory – Rafflesia arnoldii adalah padma raksasa unik yang terdapat di salah satu pulau di Indonesia, yakni pulau Sumatera. Lebih tepatnya jika kamu ke Sumatera, kamu akan mendapati Rafflesia arnoldii di hutan tropis Sumatera. Rafflesia arnoldii ini merupakan padma raksasa yang ditemukan oleh Joseph Arnold dan Thomas Stanford Raffles pada 1818. Karena ditemukan oleh dua orang, maka penamaan untuk padma ini menggabungkan kedua nama penemunya tersebut.

Rafflesia arnoldii termasuk ke dalam sebuah tanaman parasit karena bergantung pada induknya. Di sini yang dimaksudkan adalah padma yang tidak bisa menghasilkan makanan sendiri karena tidak memiliki daun untuk proses fotosintesis. Jadi, tidak asing lagi jika penyebutan untuk tanaman yang satu ini kerap disebut-sebut sebagai bunga Rafflesia arnoldii karena memang tanaman ini tidak memiliki daun. Sebagai tanaman parasit, padma raksasa diketahui hanya mekar selama seminggu lamanya.

Padma raksasa unik yang satu ini merupakan asset Indonesia yang hidup di Bengkulu, Sumatera. Karena tergolong ke dalam jenis bunga yang unik, maka Rafflesia arnoldii pun dimasukkan ke dalam salah satu puspa langka. Di samping Rafflesia arnoldii, ada dua bunga lainnya yang diidentikkan sebagai bunga nasional milik Indonesia, di antaranya melati putih sebagai puspa bangsa dan anggrek bulan sebagai puspa pesona. Penetapan ketiga puspa tersebut disahkan dalam Keppres No. 4 tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional.

Morfologis Rafflesia arnoldii

Telah dikatakan bahwa Rafflesia arnoldii lebih menyerupai sekuntum bunga raksasa daripada dikatakan sebagai tanaman. Yang unik dari jenis tanaman satu ini adalah terdapat lima kelopak bunga yang masing-masing berwarna oranye dengan bintik-bintik putih. Untuk ukuran per kelopaknya sendiri bisa mencapai 70 sampai 110 cm untuk diameter dan 50 cm untuk tingginya serta memiliki berat hingga 11 kg. Saat kamu datang ke Bengkulu, kamu akan benar-benar melihat tanaman ini tidak memiliki daun, akar, bahkan batang sekalipun.

Namun pun demikian, padma raksasa ini memiliki system reproduksi di bagian tengah bunga atau di bagian melengkung di antara lima kelopak. Dari bagian yang terdapat di tengah-tengah bunga ini, kamu bisa melihat serbuk sari dan putih yang ada di satu lokasi. Sama seperti jenis-jenis bunga lainnya, Rafflesia arnoldii pun dalam reproduksinya dibantu oleh serangga yang mendekat ketika mencium aroma mennyengat yang dihasilkan oleh Rafflesia arnoldii.

Habitat dan Ancaman

Selain hadir di Bengkulu, padma raksasa juga dapat kamu temui di beberapa daerah yang ternyata ada di pulau Jawa. Nah, kalau kamu penasaran, katanya kamu dapat menemukan habitatnya di Jawa Barat, yakni di hutan pegunungan bawah. Kalau kamu tinggal di Jawa Tengah, kamu bisa menemukannya di hutan dataran rendah, yaitu Taman Nasional Meru Betiri. Cukup beruntung jika kamu bisa menemukannya karena pasalnya tumbuhan ini belum bisa dikembangbiakan di luar habitatnya. Tumbuhan ini tidak seperti ikan mudskipper yang memiliki populasi tinggi dan tidak akan terancam punah.

Sebagai salah satu tumbuhan langka, Rafflesia arnoldii perlahan mulai mengalami ancaman kepunahan. Ada banyak faktor yang mengancam punahnya padma raksasa unik satu ini, hal itu adalah deforestasi, kebakaran hutan, serta semakin menyempitnya area hutan. Faktor kebakaran hutan di atas tidak lain adalah ulah jail tangan manusia yang ingin mengeruk keuntungan pribadi. Di samping itu, ada beberapa masyarakat juga yang memanfaatkan unsur-unsur dari tanaman ini untuk obat-obatan tradisional.

Nah, kalau kamu penasaran dengan padma raksasa unik satu ini, bisa langsung kunjungi beberapa habitatnya ya. Dijamin kamu bakalan terkejut dan terkagum-kagum sama bunga yang satu ini. Hati-hati ya, jangan sampai kamu salah membedakan antara Rafflesia dan bunga bangkai. Banyak orang yang salah mengira bunga raksasa ini adalah bunga bangkai. Tapi kenyataannya mereka adalah dua hal yang berbeda.

Ikan Mudskipper, Ikan Unik Berjalan di Kalimantan

RF Directory – Jika ke Kalimantan, kamu akan menemukan ikan unik yang bernama ikan mudskipper dan konon ikan ini dikatakan unik karena bisa berjalan. Kalimantan merupakan pulau terbesar di Indonesia yang dianugerahi dengan kekayaan alam yang berlimpah, termasuk kekayaan unik ikan ini. Selain disebut sebagai ikan mudskipper, ikan unik satu ini memiliki julukan lain, seperti timpakul, tembakul, belodok, belodog, blodog, dan sebutan lainnya. Disebut sebagai mudskipper karena ikan ini konon bukan hanya melompat di dalam lumpur, tetapi juga bisa memanjat pohon.

Habitat Ikan Mudskipper

 

Habitat Ikan Mudskipper
Habitat Ikan Mudskipper

Jika air sedang surut, ikan mudskipper ini dapat ditemukan di hutan-hutan bakau karena kebiasaannya yang suka melompat ke air payau. Struktur mata dari ikan yang unik satu ini memiliki mata belo atau besar, jadi seakan-akan ikan ini terus melotot. Adapun fungsi dari struktur mata ikan dari ikan ini adalah untuk melindungi diri dari kekeringan ketika air surut. Kabarnya, jenis ikan yang berpopulasi tinggi di Kalimantan ini akan memiliki panjang tubuh sekitar 30 cm jika sudah memasuki fase dewasa.

Sebagai ikan unik yang bisa berjalan dan memanjat pohon, ikan ini diperkirakan bisa tahan berada di daratan tanpa air selama 7-8 menit lamanya. Faktor yang membuat ikan ini tahan di daratan adalah karena memiliki insang dengan tutup dan bilik insang berlipat ganda dan banyak memiliki pembuluh darah. Ikan kuat ini akan tetap basah di sepanjang tenggorokan dan insangnya sehingga sangat mungkin oksigen bisa bertukar di pada pembuluh darah saat ikan mudskipper di daratan.

Ikan Mudskipper Suka Membuat Lubang di Lumpur

 

Lubang Ikan Mudskipper
Lubang Ikan Mudskipper

Ada alasan tersendiri kenapa ikan mudskipper yang memiliki keunikan dari ikan lainnya ini suka menggali lubang di lumpur. Hal itu mereka lakukan untuk bertahan hidup ketika air pasang kemudian ada pemangsa yang memangsa mereka. Jadi, singkatnya penggunaan dari lubang-lubang di dalam lumpur yang mereka buat adalah untuk sarang persembunyian mereka. Sarang di dalam lubang tersebut biasanya sangat dalam dan memiliki cabang-cabang tertentu, isinya adala separuh air dan separuh udara.

Sebagai makhluk hidup yang perlu berkembang biak, ikan mudskipper jantan memiliki kopulasi pada bagian alat kelaminnya. Nah, jadi fungsi dari lubang-lubang di dalam lumpur ini juga memiliki peranan sebagai penyimpanan telur-telur ikan yang nantinya dijaga oleh mudskipper betina. Dipilihnya lubang-lubang lumpur sebagai tempat penyimpanan telur karena di dalamnya kelengketannya bisa merekatkan telur-telur ikan. Pada musim kawin, ada satu jenis dari ikan tersebut yang bisa sampai menghasilkan telur sebanyak 70.000 butir banyaknya.

Naluri Bertahan Hidup Ikan Mudskipper

 

Naluri Bertahan Hidup Ikan Mudskipper
Naluri Bertahan Hidup Ikan Mudskipper

Ikan mudskipper yang bisa menghasilkan hingga 70.000 telur ikan tersebut bernama mudskipper periophthalmodon schlosseri. Untuk bertahan hidup saat mengalami kelaparan, ikan unik ini bisa memangsa berbagai jenis habitat laut lainnya. Hewan-hewan laut lain yang bisa dijadikan sebagai objek mangsa mudskipper adalah cumi, udang, ketam binatu, ikan, kerang, bahkan sampai hewan darat seperti semut rangrang dan lalat. Jika masih merasa lapar bahkan katanya ikan ini bisa memangsa tumbuhan loh.

Penelitian menyebutkan bahwa ikan ini memiliki sebanyak 35 spesies yang masing-masing terbagi atas baleophthalmus, periophthalmus, dan periophthalmodon. Konon ikan yang memiliki keunikan ini sudah ada dan bertahan hidup dari 22,5 juta tahun lamanya. Ikan mudskipper ditetapkan oleh para ahli sebagai salah satu ikan dari marga Oxudercinae. Sebagai hewan dengan sebutan ikan unik, mudskipper diindikasikan mampu bertahan walaupun dalam keadaan habitat yang rusak dan mengkhawatirkan. Ternyata ikan ini menjadi salah satu fakta unik korea dengan adanya Jembatan Jjangttungeodari (Jembatan Mudskipper).

Fakta Unik Spesies Langka Komodo, Kadal Raksasa di Indonesia

RF Directory – Indonesia merupakan Negara yang patut berbangga diri, pasalnya ada seekor spesies langka yang terdapat di Indonesia. Spesies langka satu-satunya di dunia tersebut adalah komodo yang terdapat di Nusa Tenggara Timur. Saking langkanya, hingga sebuah pulau yang merupakan habitat asli komodo dinamai sebagai Pulau Komodo. Jika kamu penasaran dengan penampakan kadal terbesar ini, kamu bisa mengunjungi Taman Nasional Komodo di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur.

Komodo merupakan spesies langka atau hewan purba yang masih bertahan hidup hingga detik ini di NTT. Karena keunikan spesies tersebut, sudah banyak turis asing yang mengunjungi Pulau Komodo untuk menyaksikan hewan ini. Tidak heran, sebab hewan yang memiliki nama latin Varanus komodoensis ini masuk ke dalam salah satu keajaiban dunia. Jadi, di samping Borobudur, ada komodo juga nih yang masuk ke dalam fenomena keajaiban dunia dari Indonesia.

Fakta Unik Spesies Langka Komodo dari Indonesia

Bicara tentang spesies langka komodo yang terdapat di NTT, kurang afdol jika tidak membahas keunikan hewan tersebut. Siapa sih yang tidak penasaran dengan fakta-fakta unik kadal terbesar sedunia ini? Nah, oleh karena itu, di bawah ini akan dibahas mengenai fakta unik komodo. Ingin tahu apa saja keunikan yang terdapat pada hewan yang dianggap sebagai kadal terbesar ini? Yuk, simak satu per satu:

Komodo Berumur Panjang

Spesies Langka
Komodo Berumur Panjang

Fakta pertama tentang komodo adalah komodo memiliki harapan hidup yang tinggi karena dianugerahi dengan kemungkinan berumur panjang. Sebagai seekor hewan, komodo disinyalir dapat hidup selama 40-50 tahun lamanya. Jika kamu bertandang ke Pulau Komodo, kamu dapat menentukan usia komodo tersebut melalui bintik kuning di dekat matanya. Misalkan kamu mendapati bintik kuning tersebut sangat banyak, maka komodo tersebut pasti berusia lebih muda, demikian juga sebaliknya.

Komodo Mampu Berlari Cepat

Komodo Berlari Cepat
Komodo Berlari

Fakta kedua tentang komodo adalah dapat berlari dengan cepat, selayaknya kecepatan berlari manusia. Dikatakan mampu berlari cepat karena komodo memiliki kecepatan berlari hingga 18-20 KM per jam. Keunggulan yang dimiliki spesies langka satu ini merupakan keunggulan mereka dalam hal mencari mangsa. Jadi, penting juga untuk kamu bersikap waspada jika satu waktu kamu akan mengunjungi habitat kadal terbesar ini.

Komodo Suka Berjemur

Komodo Berjemur
Komodo Berjemur

Fakta ketiga adalah komodo merupakan hewan berdarah dingin yang membutuhkan sinar matahari untuk mencerna makanan. Oleh karena alasan itu, komodo pada waktu-waktu tertentu memiliki kebiasaan untuk berjemur di bawah sinar matahari. Saran untuk kamu yang ingin melihat komodo sedang berjemur, datang saja saat siang hari. Pada waktu tersebut, besar kemungkinannya kamu bisa melihat komodo sedang berada tempat-tempat yang tersinari cahaya matahari.

Komodo Bisa Berenang

Komodo Berenang
Komodo Berenang

Fakta selanjutnya adalah hewan yang disinyalir sebagai kadal terbesar ini ternyata juga mampu berenang di dalam air. Namun, karena memang pada dasarnya bukan hewan air, maka kemampuan berenang komodo terbatas. Komodo hanya dapat berenang dengan jarak maksimal 200-300 meter saja. Nah, ini keuntungan NTT yang akan terus menjadi habitat asli komodo karena komodo tidak mungkin bisa berpindah tempat.

Musim Kawin Komodo

Komodo Kawin
Komodo Kawin

Fakta kelima tentang komodo adalah terkait musim kawinnya. Jadi, sebagai salah satu hewan purba di dunia, komodo dapat mencapai musim kawin saat usia 6 sampai 7 tahun untuk betina. Sementara untuk komodo jantan, harus mencapai usia 9 sampai 10 tahun baru bisa digolongkan sebagai komodo yang siap kawin. Jika kamu datang di saat yang tepat, kamu dapat menyaksikan spesies langka ini sedang berebut komodo betina.